Geser Posisi Marketing Tradisional, Era Marketing Konten Makin Populer

 

Pergerakan ekonomi Indonesia sudah sampai pada tahap modernisasi yang unggul. Tapi hal tersebut tidak membuat kita lupa akan peranan penting pemasaran tradisional. Apabila ditelurusi, teknik pemasaran tradisional sudah terjadi beratus-ratus tahun sebelum adanya teknologi digital seperti sekarang. Cara pemasaran yang terbilang lampau ini lambat laun mulai kehilangan pesonanya dan teralihkan  oleh strategi yang teranyar yaitu marketing konten.

 

Lantas apa yang membuat masyarakat berpaling ke era marketing konten?

Kemajuan jaman memudahkan segalanya. Bila dibanding dengan menyebar pamflet dari pintu ke pintu, atau memasang baliho super besar nan mahal. Masyarakat modern lebih menikmati cara pemasaran yang sederhana dan memiliki harga yang bersahabat. Seiring terciptanya terobosan yang menggabungkan kecanggihan teknologi, pemasaran tidak lagi melulu harus menggunakan barang fisik, pola pembelian masyarakat pun ikut berubah. Salah satu strateginya ialah konten marketing.

Content Marketing Institute, Amerika mengungkapkan jika 86% perusahaan sudah memakai strategi mujarab ini. Akan tetapi di Asia Tenggara, penggunaan konten sebagai bahan marketing barulah mencapai tahap kemunculan dan pengembangan. Meski begitu, era konten marketing ini bisa terus dioptimalkan bagi kemajuan bisnis masyarakat Indonesia. Karna pengaplikasiannya yang mudah serta kreatif, tentulah minat produsen untuk mengembangkannya makin besar.

 

Marketing Content

Platformnya juga telah mengalami pembaharuan. Jika dulu platform video konten hanya terdapat pada YouTube, kini lewat instastories Instagram pun juga bisa. Tak hanya video, konten juga tersedia dalam beragam bentuk. Ada konten dari media influencer dan konten bersifat interaktif atau memiliki uncur CTA.

Nah, karna begitu banyak daya pikat dari marketing content, sangat banyak pula kompetitornya. Persaingan dalam mendapatkan atensi dari konsumen menjadi sesuatu yang challenging bagi para produsen. Namun hal ini jangan sampa menyurutkan semangat para kreator untuk menciptakan konten yang tepat dengan target pemasarannya.

 

Apa yang membuat Marketing Content leih dicintai ketimbang pemasaran tradisional?

Salah satu pertanyaan yang mudah dijawab. Karena masyarakat cenderung memilih hal yang menarik, singkat namun tetap bisa menangkap maksud tujuannya. Disinilah Marketing Content unggul dari strategi pemasaran tradisional. Terlebih, masyarakat masa kini merupakan masyarakat yang hidup dalam era teknologi digital.

Kelebihan lainnya dari konten marketing ialah biayanya yang jauh lebih terjangkau. Serta efisien dalam menghemat waktu dan tenaga dalam pengaplikasiannya. Itulah menjadi daya tarik terbesar bagi perusahaan-perusahaan atau para pebisnis kelas menengah memilih beralih ke cara pemasaran yang modern ini.

Khususnya pada bisnis e-commerce, marketing content adalah satu senjata penting yang wajib dipunyai. Boleh saja tidak meninggalkan cara pemasaran yang lama, akan tetapi mereka harus siap untuk menambahkan item marketing content didalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *